Jumat, 19 September 2014

Mendua


Ku Terbelenggu antara dua cinta
Yang membuat diriku menderita
Di satu sisi aku masih mencintai yang pertama
Di sisi lain aku tak mau lukai yang kedua
Kini aku merasa berdosa
Mencintai mereka berdua
Mementingkan ego belaka
Tanpa berfikir akibatnya
Namun kini itu semua
Telah terjadi dan telah ada
Begitu sulit untuk merubahnya
Selain Tuhan yang Maha Kuasa.
Mengapa perasaan cinta ini ada
Di saat aku telah mendua,
Rasa ini begitu menyiksa
Begitu sesak di dalam dada
Semakin hari semakin nyata
Semakin di lupa semakin ada
Semakin kuat menjerat jiwa
Hingga aku tiada berdaya
Aku hanya manusia biasa
Yang terlena oleh asmara
Namun seluruh jiwa raga yang ada
Tak kuasa tuk kendalikannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar