Sabtu, 19 April 2014

Koleksi Pantun

Semerbak harum si

kayu cendana,

Mengalahkan

harumnya sibunga

melati.

Bila jiwa sedang

merana,

Hendak menangis

rasanya hati.

Putri raja memakai

kebaya,

Lengkap pula

dengan songketnya.

Dari pada hati galau

rasanya,

Lebih baik kita

bercanda saja.

ikan kepiting jangan

dipancing,

kalau dipancing

putus talinya.

rambut keriting

jangan digunting,

kalau digunting

hilang manisnya.

Tumbuh serumpun

sipohon mentimun,

Tumbuh didekat

pohon kecubung.

Dari pada duduk

melamun,

Lebih baik kita

bersenandung

Elok rupa siburung

cendrawasih,

Cendrawasih

terbang diatas

awan.

Sungguh menawan

wajah kekasih,

Siang dan malam

jadi ingatan.

Burung cendrawasih

terbang beriringan,

Sampai di telaga

minum air.

Wajah rupawan

yang kumiliki,

Hanya untukmu

sang penyair.

Sungguh menawan

sibunga mawar,

Tapi lebih anggun

sibunga melati.

Memanglah nyaman

tidur di dalam

kamar,

Apa lagi di atas

permadani

Belati di asah untuk

memotong padi,

Hatiku semakin

resah kini.

Bagaimana cara

untuk mengobati,

Sedang aku tak

punya gigi.

Putra mahkota

membuat istana,

Istana terbuat dari

kaca.

Walau kekasih jauh

disebarang sana,

Mudah-mudahan

hatinya tak mendua

Sungguh manis

sibuah manggis,

Buah manggis dari

ciamis

Memang kamu

orangnya romantis,

Selalu di puja seperti

selebritis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar